Kepercayaan Pelanggan

Jaman gini masih ada saja orang melakukan penipuan online.

Dengan belajar membuat website gratisan dan sedikit bekal ilmu SEO ternyata sudah bisa mendatangkan pengunjung. Namun karena memang niat awalnya ingin menipu maka website tadi diisi dengan produk-produk yang menarik dengan harga yang sangat murah untuk menarik pembeli agar mau merogoh koceknya. Benar saja ada pembeli yang mau mentransfer uangnya katakanlah sekian juta rupiah. Rupanya setelah uang ditransfer maka barang yang dibeli tidak dikirim, memang tidak ada barangnya lha memang tujuannya untuk menipu kok.

Kejadian semacam ini biasanya dilakukan dengan kejahatan yang sangat rapih dan menggunakan ilmu bukan seperti penjahat di jalanan dengan cara kekerasan tapi sebenarnya sama saja ingin mengambil milik orang lain dengan cara bathil. Mereka selalu ganti-ganti nomor telpon dan kalau bisa juga gonti-ganti nama website, toh membuat website bisa yang gratisan dan cepat. Perbuatan demikian merupakan kejahatan dan  lambat laun akan ketahuan juga akibatnya.

Jadi Penipuan Online bertolak belakang dengan mencari Kepercayaan Pelanggan.

Pebisnis online pada tahap awal yang paling sulit adalah mencari kepercayaan pelanggan. Apalagi jika calon pembeli tersebut sebelumnya sudah pernah ketipu maka untuk membeli sesuatu secara online mereka akan lebih berhati-hati lagi. Di satu sisi anda masih baru berjualan online, terus gimana donk solusinya ?

Perlu kita sadari bahwa pembelian online sebagian besar uang ditransfer terlebih dahulu baru kemudian barangnya dikirm kemudian atau ada juga yang menerapkan sistem pembayaran dengan cash on delivery (COD), artinya barang diterima di tempat baru dibayar. Cara COD rasanya semakin tidak populer karena memang lebih ribet baik yang beli barang maupun yang mengantar barang sehingga sudah mulai banyak yang beralih ke sistem transfer. Nah. dengan kondisi seperti ini maka hal yang terpenting adalah bagaimana meyakinkan kepada pembeli bahwa anda sebagai penjual bukan penipu dan bagi pembeli yakin 100% bahwa setelah uang ditransfer maka barangnya akan dikirim.

Jadi beberapa hal yang perlu diperhatikan baik sebagai penjual maupun sebagai pembeli agar saling percaya maka dapat diperhatikan beberapa point berikut ini :

1. Kelengkapan Data Diri atau Usaha

Perhatikan apakah penjual mencantumkan Nama, Alamat Rumah, No. Telp. HP, BBM, email dan sebagainya. Ini sudah mengindikasikan bahwa penjual memberikan data terbuka sehingga bila terjadi sesuatu anda bisa melacaknya. Namun demikian  sebelum anda mentransfer uang alangkah baiknya anda menghubungi salah satu saluran komunikasi yang diberikan bagaimana m responnya, meskipun hanya via SMS atau BBM. Bila anda belanja di Toko Online yang sudah besar seperti Tokopedia.com tentunya data-data diri atau usaha sudah tidak diperlukan lagi tinggal anda menghubungi customer servicenya.

2.Data Pengunjung

Meskipun ini tidak mutlak namun perlu juga sebagai bahan pertimbangan. Jika kebetulan websitenya menggunakan statistik pengunjung maka pastikan jika websitenya banyak pengunjung berarti banyak orang yang sudah percaya kepada penjual tersebut. Bukan berarti website yang sedikit pengunjung tidak bisa dipercaya, bisa juga dipercaya asalkan memang websitenya masih baru. Jika websitenya sudah lama mestinya sudah banyak pengunjung atau tidak banyak pengunjung karena sering mengecewakan.

3. Jauh Dibawah Harga Pasaran

Bila anda membeli HP misal di pasaran harganya 5 juta kemudian ada yang menawarkan harga sampai 50% atau 2.5 juta anda perlu mencurigai.  Jangan mudah mentransfer uang untuk pembelian barang yang harganya jauh dibawah pasar kecuali ada referensi atau teman yang pernah beli dan tidak ditipu. Jadi hindarkan melakukan pembelian barang yang harganya jauh dibawah pasar agar anda tidak kecewa. Biasanya orang akan langsung tergerak untuk beli bila harganya memang jauh di bawah pasar.

4. Website Berbayar

Bukan berarti website yang gratisan adalah penipu tetapi paling tidak mereka untuk terjun ke bisnis online ini belum serius karena maunya masih yang gratis. Pebisnis yang serius tentunya dari awal akan menggunakan website yang berbayar. Lalu bagaimana mengetahui website itu gratisan sama yang berbayar. Misalkan nama website yang ada kata-kata blogspot, wordpress merupakan website gratisan. Nah, apakah beli di website gratisan perlu dihindari, ya tidak demikian namun perlu lebih hati-hati soalnya mereka mengelola masih setengah hati jadi paling tidak pelayanan masih belum optimal.

5. Selalu Cepat Merespon Belum Tentu Jujur

Terkadang kita berpikir bahwa pelayanan cepat berarti bukan penipu belum tentu juga. Misalnya orang yang profesinya penipu online pasti responnya akan cepat bila ada yang tanya atau mau beli. Sebaliknya orang yang jujur dan karena masih banyak kesibukan yang lain responnya lambat namun mereka bukan penipu hanya mereka lambat merespon. Jadi utamakan bagaimana cara anda bertanya dan bagaimana cara mereka menjawab agar anda dapat mengetahui dengan pasti bahwa mereka bukanlah penipu.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan baik sebagi penjual maupun pembeli online agar anda aman dari penipuan sehingga saling percaya.

Updated: June 30, 2015 — 3:24 pm
Kursus Website Online © 2015 Frontier Theme