Merubah Pola Pikir

Sering orang bicara menjadi pengusaha itu harus mengubah pola pikir karena tidak bisa seperti halnya pekerja atau karyawan. Pola berfikir lebih cenderung cara memandang atau menanggapi suatu masalah dengan perspektif yang berbeda. Misalkan seseorang mengerjakan sesuatu pekerjaan kemudian menemui jalan buntu maka diperlukan pola pikir yang berbeda-beda pada setiap manusia cara memandang masalah tersebut. Pola pikir pengusaha adalah bagaimana masalah yang terjadi harus dihadapi dengan pikiran yang positif sedangkan cara berpikir kebanyakan orang terkadang negatif dan menyerah dengan masalah yang dihadapi.

Oleh karena itu sebelum memulai usaha harus mengubah pola pikir agar anda dapat menjalankan usaha tersebut dengan semangat yang tinggi.

1. Berpikir Optimis

Manusia itu selalu punya dua sisi yang dominan yaitu sisi baik dan sisi buruk. Demikian pula cara berpikir bisa positif atau negatif tergantung dari mana yang lebih dominan. Jika anda bercita-cita ingin menjadi pengusaha maka mulai dari sekarang harus berfikir positif dalam memandang suatu masalah. Jadi orang yang berfikir positif selalu bicara segala sesuatu itu ada solusinya bukan berkata ini sulit, itu tidak mungkin, itu pasti rugi dan segala sesuatu selalu dipandang secara pesimis atau negatif. Contoh cara berpikir positif dan negatif. Misalkan anda ingin bisnis dengan membuka usaha A. Dari hasil survey anda ternyata usaha A tersebut sudah banyak pesaingnya maka orang yang berpikir positif dari hasil survey tersebut akan berkata bagus karena banyak pesaingnya berarti usaha A tersebut laku di pasaran tinggal bagaimana cara memenangkan persaingan. Tetapi jika berpikir negatif maka mereka akan bicara usaha A sudah banyak pesaingnya dan kita sebagai pemula sudah tentu tidak mampu untuk bersaing di pasaran. Tetapi jika hasil survey ternyata usaha A masih sepi belum ada pesaingnya maka orang yang berpikir positif akan berusaha agar usaha A dapat cepat dikenal oleh masyarakat sehingga menjadi market leader tetapi seorang yang pesimis maka akan berkata usaha A belum banyak pembelinya maka kita tidak perlu membuka usaha tersebut karena nanti hanya akan capek.

Jadi jelaslah bahwa cara berpikir berbeda seratus delapun pulus derajat antara orang yang optimis dengan orang yang pesimis padahal masalah yang sedang dipikrikan sama. Jadi sebagai calon pengusaha maka biasakan anda berpikri positip untuk memecahkan segala rintanagn yang ada.

2. Berani Gagal

Antara gagal dan sukses seperti sisi mata uang. Dibalik kegagalan ada keuksesan dan dibalik kesuksesan ada bahaya kegagalan. Jadi kehidupan ini seperti roda berputar terkadang di atas dan terkadang di bawah. Tapi, kok ada orang kelihatan kaya terus sampai tujuh turunan berarti mereka tidak pernah gagal bukan ? perlu anda ketahui bahwa yang dimaskud gagal bukan berarti hanya gagal dalam bidang materi tetapi bisa gagal dalam bidang kesehatan, jabatan,. Jadi dari awal sudah harus menyadari bahwa menjadi pengusaha itu akan banyak menghadapi kegagalan dan kesuksesan. Jika anda survey kepada para pengusaha yang sudah sukses dapat dipastikan mereka dulunya sering mengalami kegagalan namun jika gagal, bangkit lagi, gagal bangkit lagi sampai menemukan bangkit tidak gagal lagi. Jika anda tidak berani menghadapi kegagalan maka buangĀ  jauh-jauh keinginan untuk menjadi pengusaha karena salah satu proses untuk menjadi pengusah itu mereka sudah berpengalami cara menangani kegagalan tersebut. Contoh kongkrit tentang ini adalah penemu listrik, penemu honda dan penemun kentucky. Hampir ribuan kali mereka melakukan percobaan namun yang berhasil cuma satu. Nah, dari satu itulah mereka bisa menebus kegagalan yang mereka alami sebelumnya.

Jadi menjadi pengusaha jangan takut gagal. Belum dicoba sudah takut gagal lalu bagaimana bisnia bisa dimulai ? Yakinkan bahwa dibalik kegagalan pasti ada hikmah dan kesuksesan yang terpendam.

3. Fokus

Fokus merupakan hal penting dalam bisnis apapun termasuk bisnis online. Sering kita jumpai banyak calon pengusaha yang berprinsip kalau naruh telur jangan dalam satu keranjang dengan tujuan biar kalau keranjang yang satu rusak maka masih ada telur di keranjang yang lain. Tapi ingat bahwa anda sebagai pemula, jadi anda tuntaskan dulu satu bisnis sampai benar-benar berhasil baru kemudian merambah ke bisnis yang lain jangan semua bisnis dbuka bareng sudah dapat dipastikan akan menyulitkan anda sendiri.

Jadi fokus mengerjakan sesuatu. contoh aja para pemain olah raga kalau tidak fokus bagaimana mereka akan berprestasi dalam satu bidang. Jadi dengan fokus maka seluruh potensi anda akan tercurahkan sepenuhnya sehingga mempercepat kemungkina berhasil dalam bisnis.

4. Membangun Sistem

Pada saat anda baru awal merintis usaha pasti banyak pekerjaan yang mesti dikerjakan oleh karena itu perlu kerja keras dan kerja cerdas. Dengan semakin bertambahnya waktu biasanya permasalah usaha semakin menumpuk, oleh karena itu sudah harus dipikirkan mencari karyawan baru. Nah, pada saat anda mau merekrut karyawan baru harus diusahakan agar anda sudah mempunya sistem kerja yang baik agar para karyawan mudah beradaptasi dan efisien kerjanya. Tanpa pola pikir untuk membangun sistem yang baik niscaya anda akan mengalami kesulitan dalam menjalankan usaha anda bila sudah besar nantinya.

5. Pantang Menyerah

Anda harus mempersipakan diri bahwa sekali anda tabuh genderang untuk mulai bisnis maka saat itu juga anda dihadapkan pada segudang persoalan. Bagi anda yang mempunyai mental baja maka akan pantang menyerah dalam menghadapi segala macam ujian dan cobaan tersebut. Bagi yang bermental tempe maka akan mudah menyerah dan putus asa. Sikap-sikap ini harus dilatih dan disadari agar anda tidak terkejut jika menimpa pada diri anda.

Updated: August 21, 2015 — 10:10 pm
Kursus Website Online © 2015 Frontier Theme