Jatuh ke Titik Terendah

Sebagian besar Pebisnis yang sukses pernah mengalami yang namanya “Jatuh Ke Titik Terendah” dalam hidupnya. Semua bisnis yang dijalankan gagal, hutang menumpuk, masalah dengan kehidupan keluarga dan terganggunya kehidupan sosial. Seolah-olah dunia sudah akan runtuh dan hanya dia saja yang punya masalah berat seperti ini. Namun pada dasarnya jika mereka menyadari dibalik kehancuran tersebut pasti ada secercah harapan yang menanti.

Bagaimana cara menyikapi pada saat anda jatuh di titik terendah tersebut ?

Berikut ada beberapa hal untuk disikapi agar dapat bertahan dan kemudian bangkit kembali dalam situasi genting seperti itu :

1. Yakinkan yang Mengalami Masalah Seperti Ini Tidak Hanya Anda Sendirian

Dengan menyadari bahwa mungkin tidak hanya anda sendiri yang mengalami masalah berat seperti ini namun sebenarnya banyak orang yang mengalami bahkan lebih berat dari anda. Bila anda punya hutang 100 juta yang belum bisa bayar mungkin ada orang lain yang punya hutang 500 juta yang belum bisa bayar dan seterusnya. Dengan berpikir semacam ini maka pikiran anda akan lebih tenang dan dengan berpikir lebih tenang maka akan lebih mudah dalam mencari solusinya. Jadi tidak ada istilah putus asa buat kita namun yang penting adalah pada saat jatuh di titik terendah maka upayakan berpikir lebih tenang dan realistis.

2. Yakinkan Bahwa di Saat Terpuruk Akan Ada Masa Terang-Benderang

Dunia itu kata orang selalu berputar, terkadang di atas dan pada suatu saat di bawah. Pada saat anda di bawah atau sedang terpuruk anda harus yakin bahwa pada suatu saat masih bisa naik ke atas. Ini namanya sikap optimis, orang tidak selamanya di atas dan sebaliknya tidak selamanya di bawah. Mungkin anda bertanya, tapi khan ada orang yang kaya sampai tujuh turunan dan miskin juga sampai tujuh turunan kalau begini berarti rodanya tidak berputar. Ingat yang dimaksud di atas di sini bukan berarti masalah uang atau kekayaan saja namun mencakup kehidupan semuanya ya kesehatan, keuangan, pendidikan, kebahagiaan, sosial dan sebagainya. Dengan meyakini bahwa masa gelap tentu ada batasnya maka anda akan berusaha semaksimal mungkin dengan menggunakan sisa-sisa kekuatan untuk bangkit kembali menjadi terang-benderang. Banyak kasus para pengusaha yang bangkrut habis-habisan namun mereka bisa bangkit kembali dengan menggunakan strategi yang baru.

3. Yakinkan Bahwa Setiap Pebisnis Maka Kegagalan Usaha Merupakan Hal Biasa

Dari awal anda mau menjadi pengusaha harus sudah menyadari bahwa suatu saat anda akan dihadapkan kepada kesulitan usaha. Jika dari awal anda sudah menyadari maka harus siap menghadapi segala resiko dan mempersiapkan dengan berbagai strategi untuk mengurangi resiko tersebut. Jadi pada saat anda mengalami kegagalan usaha  maka anda akan siap menghadapi dan tidak putus asa di tengah jalan. Jika anda tidak siap menghadapi kegagalan usaha maka anda tidak cocok menjadi pengusaha namun cukup menjadi pegawai saja yang mungkin anda rasa aman. Namun menajdi pegawai bukan berarti aman 100 %. Bagaimana kalau tempat usaha anda bangkrut, bagaimana kalau anda pensiun. Apa semuanya ini juga bukan resiko ?

4. Yakinkan Bahwa Masalah Satu Tapi Solusi Banyak

Coba anda teliti setiap timbul satu masalah maka solusi pada dasarnya banyak tinggal anda memilih yang tepat mana yang terbaik. Jadi tidak perlu takut gagal karena solusi pasti banyak. Kalau begitu tidak ada orang yang gagal bila solusinya banyak ? Tapi dalam praktek banyak pebisnis yang gagal ? pada prinsipnya solusi banyak agar usahanya tidak gagal hanya mereka kurang jeli atau tidak pernah memikirkan solusi-solusi tersebut yang akhirnya menyerah di tengah jalan.

5. Evaluasi Kegagalan Yang Terjadi

Kenapa anda sampai bisa jatuh terpuruk ?

Pasti ada penyebabnya, bila anda tidak segera mencari penyebab dan mencari solusinya maka anda sulit untuk bisa bangkit kembali. Coba renungkan sejenak kenapa anda bisa terpuruk sampai seperti ini ? Teliti dari dua sisi yaitu sisi internal dan eksternal. Internal misalnya masalah karyawan, masalah pembuatan barang, masalah pelayanan, masalah biaya yang membengkak dan masalah ekternal misalnya persaingan harga, supplier bahan, kondisi ekonomi dan sebagainya. Anda coba pikirkan satu persatu jalan keluarnya.

6. Banyak Sedekah

Yang maha pemberi rezeki adalah Allah, yang bisa menyebabkan anda gagal adalah seizin Allah juga. Maka upayakan banyak sedekah agar usaha anda bisa lancar. Pada saat anda jatuh terpuruk, coba gunakan sisa-sisa uang untuk bersedekah maka Insya Allah anda bisa bangkit kembali atas pertolongan Allah. Tidak ada cerita bahwa anda sedekah maka akan menjadi miskin namun yang terjadi adalah sebaliknya bila anda iklhas bersedekah maka uang malah akan bertambah banyak.

 

 

Updated: September 1, 2015 — 10:50 pm
Kursus Website Online © 2015 Frontier Theme